Jika Anak Bertanya Tentang Pacaran

Jika Anak Bertanya Tentang Pacaran

 

Ekselenizer.com | Selain masalah narkoba, masalah seks bebas hari ini adalah masalah yang sangat mengkhawatirkan dari orangtua yang memiliki anak remaja. Bahkan, boleh tidak setuju, bagi saya masalah seks bebas ini bisa jadi jauh lebih berbahaya dari narkoba sekalipun. Jika anak kena narkoba bisa dikenali dari ciri-ciri fisiknya, maka tidak mudah kita mengenali hanya dari ciri-ciri fisik untuk anak-anak yang kecanduan pornografi dan terjerumus dalam pergaulan seks bebas (seks di luar nikah).

Tidak mudah bagi seorang anak remaja untuk ditawari narkoba langsung men-iyakan. Tapi karena hasrat seksual punya modal naluri yang hinggap pada diri semua manusia, maka jika tidak dibentengi dengan kendali pikiran yang baik, bisa jadi menjadi mudah bagi seorang remaja untuk merasakan kenikmatan seksual sebelum waktunya yang halal: menikah.

Pacaran adalah salah satu pintu gerbang untuk remaja-remaja kita merasakan kenikmatan berhubungan dengan lawan jenis sebelum waktunya yang halal tadi. Dengan pacaran, seorang anak remaja mengungkapkan rasa ketertarikan pada lawan jenisnya dengan berbagai ekspresi: mulai dari hanya perkataan, sentuhan sampai yang ekspresi seksual yang haram.

Bisa jadi, awalnya tak satu pun anak remaja, apalagi remaja perempuan, yang menginginkan terjerumus dengan seks tak halal tadi. Awalnya bisa jadi mereka hanya ingin menunjukkan mereka ‘laku’. Awalnya bisa jadi mereka hanya ingin memiliki teman curhat yang lebih perhatian.  Awalnya bisa jadi mereka hanya penasaran dengan gejolak perasaan yang mereka rasakan. Tetapi, ketika sudah memutuskan pacaran, maka dekatlah pintu-pintu perbuatan yang haram tadi.

Read More»

Tidak Pernah Olahraga, Berbahaya!

Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat dianjurkan untuk rajin olahraga. Namun kesibukan sering tidak menyisakan waktu luang untuk melakukannya. Dan inilah akibatnya jika tidak pernah olahraga.

Ketika otot dan rangka tubuh bergerak, denyut jantung akan meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi yang dibawanya akan terdistribusi dengan baik. Mekanisme ini tidak terjadi jika tubuh tidak olahraga. Terganggunya distribusi oksigen paling berdampak pada otot, yang menyebabkan rasa pegal-pegal di seluruh tubuh. Otot akan terasa kaku-kaku saat kekurangan oksigen, yang memang berfungsi menjaga fleksibilitas atau kelenturan otot.

Selain itu, kekurangan oksigen juga menyebabkan kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah menjaga konsentrasi. Otak yang ukurannya hanya 2 persen dari total massa tubuh dikenal sangat rakus, sebab konsumsi oksigennya mencapai 20 persen kebutuhan total seluruh tubuh.

Read More»

Ada Kolam Renang Nuansa Islam di Banjaran

Ekselenizer.com | Banjaran, Kab Bandung – Mungkin banyak orang yang tak akrab mendengar istilah kolam renang islami. Tapi di desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, berdiri satu wisata air berkonsep Islam, yang mampu menjadi tempat alternatif dalam mengisi masa liburan sekolah.

Kolam Renang Islami Ciherang Indah, destinasi wisata yang berlokasi di Jalan Raya Banjaran-Soreang No. 152 ini menawarkan konsep islami kepada para pengunjungnya.

Konsep islami di sini ialah dipisahkannya kolam laki-laki dan perempuan. Jadi, bagi siapa saja pengunjung yang ingin berenang tanpa terlihat oleh lawan jenis, ia bisa meminta kepada pengelola untuk ditempatkan di kolam khusus wanita.

Sejarah munculnya gagasan konsep islami tersebut juga bukan tanpa alasan. Awal pendirian kolam renang ini muncul atas keprihatinan Uu Rukmana, mantan tokoh Jawa Barat selaku pemilik ini melihat tidak adanya kolam renang bernuansa islami. Menjadi sebuah keprihatinan baginya melihat Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim bercampur begitu saja. Padahal, kondisi tersebut merupakan hal yang sebenarnya dilarang Islam.

Read More»

Daging Buatan dan Serangga, Makanan Alternatif Masa Depan

Daging Buatan dan Serangga, Makanan Alternatif Masa Depan

Ekselenizer.com | ARIZONA – Pada tahun 2050, penduduk bumi diperkirakan akan mencapai lebih dari 2,5 miliar jiwa. Bagaimana menghindari mereka dari kelaparan dengan keterbatasan sumber makanan di masa datang?.

Baru-baru ini lmuwan memberikan lima terobosan solusi kelaparan di masa depan. Profesor dari universitas Arizona, Mark Edwards, mengatakan pertanian ganggang selama ini belum komersial. Padahal, ganggang telah terbukti memberi makan jutaan hewan.

“Ganggang memberikan pasokan lemak, minyak dan gula. Ganggang telah lama menjadi sumber makanan dasar dari semua mahluk hidup hingga masa depan,” kata Edwards dalam laman Guardian, Ahad (22/1).

Ganggang telah dikonsumsi secara luas di Jepang dan Cina dalam bentuk rumput laut. Ganggang juga digunakan sebagai pupuk dan pakan ternak.

Kedua adalah daging buatan. Produk ini terlihat seperti daging. Rasanya pun seperti daging meskipun bukan dari makhluk hidup seperti hewan. Daging buatan para ilmuwan ini dikembangkan dari daging tumbuh sel induk dalam tong/tanki raksasa di laboratorium.

Read More»
Page 2 of 812345...Last »

© Copyright Ekselenizer - Shared by Themes Lab